Semarang—Kondisi
bencana banjir yang terjadi di kawasan pantura timur dan barat Jawa
Tengah masih cukup parah. Bahkan akses jalan utama Semarang menuju
Surabaya putus total akibat tinggi air banjir di Kudus yang mencapai
paha orang dewasa. Mengantisipasi hal tersebut, tim Cepat Tanggap
Bencana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng segera melakukan langkah
antisipasi dan penanggulangan bencana daerah.
Bekerja
sama dengan masyarakat setempat, tim yang dikomandani oleh Amir
Darmanto ini segera bergerak melakukan langkah evakuasi terhadap korban.
Puluhan kader PKS yang tergabung dalam relawan cepat tanggap bergerak
mengamankan barang – barang yang terkena musibah banjir.
“Selain
evakuasi, kita membuka posko bencana di wilayah pantura bagian timur
dan Barat. Di Pantura Timur kita buka di Welahan Jepara dan di Desa
Termoso, Kudus,” kata Amir, Rabu (22/1/2014) siang WIB.
Selain
membuka posko banjir, tim PKS Jateng juga menggelar aksi evakuasi dan
penanganan pertama terhadap bencana banjir yang terjadi cukup parah di
Kudus, Jepara dan Pati. “kita juga memberikan bantuan kepada korban
banjir yang mengungsi, seperti mie instan, nasi bungkus, ubi dan makanan
cepat saji untuk ratusan pengungsi di Kudus yang berada di Desa
Termoso,” terangnya.
Semua relawan yang tergabung dalam aksi penanganan banjir pantura barat dan timur masih terus memberikan pelayanan yang terbaik.
“Posko
di buka di Welahan, Jepara, untuk informasi lebih lanjur bisa
menghubungi komandan lapangan di Jepara ada Solikin dengan nomor
085640750440.Untuk Kudus dan Pati bisa menghubungi Sunaji di nomor 081325703709
dan Warjono di nomor HP 082133861333. Sementara untuk Pekalongan bisa
menghubungi Aji Suryo dan Edi dengan nomor 085842049763,” jelas Amir
yang juga Ketua Bidang Kepanduan dan Olahraga (BKO) DPW PKS Jateng ini.
Aksi Tok-tok Wow
Terpisah,
penanganan banjir yang terjadi di kawasan Pantura juga dilakukan
relawan cepat tanggap PKS Jateng di wilayah pantura barat, tepatnya di
Kota Pekalongan. Banjir parah yang terjadi di Kota Batik ini tak ayal
membuat warga setempat harus terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih
aman.
Yang
unik, relawan PKS Jateng di Pekalongan justru melakukan aksi jemput
bola dengan menggelar aksi tok – tok wow, yakni membagi – bagikan
makanan dan bantuan cepat saji kepada warga korban banjir yang malas
mengungsi.“para kader PKS tersebut mengantar makanan ke warga yang
bertahan di rumah. Kami memberikan nasi bungkus dan ubi rebus,” kata
Daryanti, Humas PKS Kota Pekalongan.
Aksi
tok – tok wow ini, imbuhnya, dilakukan di hampir semua desa yang
tergenang banjir. Para kader PKS tersebut menggunakan perahu buatan yang
terbuat dari jerigen untuk keliling melakukan aksi tok – tok wow.
“Total
ada 30 relawan PKS yang keliling di desa di Pekalongan, yakni
Mulyorejo, Jeruksari, Sepacar, Gumawang, Wonokerto, Bebel, Pekuncen,
Samborejo, Silawan, Tengeng, Tunjungsari,” pungkasnya.






Posting Komentar